Minggu, 30 Agustus 2009
Syirah: 4 Langkah Pandai terjemah al quran
Oleh: FATHURI SR/SYIRAH
27-3-2007
Jakarta- Di hotel Borobudur di Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta, 24 Maret kemarin diluncurkan metode baru terjemah al quran. Metode ini disebut dengan metode granada.
Sebagaimana dilaporkan Syirah 15 Maret lain nama ini terambil dan sebuah kota di Spanyol yang pernah menjadi pusat ilmu pengetahuan dan gerakan terjemah (harakatut tarjamah) buku-buku ilmu pengetahuan sedunia di masa kejayaan islam (abad VII ~ XII). Dengan nama ini diharapkan metode granada dapat ikut serta dalam kemajuan umat islam.
Menurut penemunya, Solihin Bunyarnin Ahmad, Lc (40) dengan metode ini seseorang bisa terjemah al quran setelah enam jam belajar. Delapan jam yang selama ini dipublikasikan sudah menghitung toleransi terhadap peserta didik.
" Bermula dari keinginan untuk memberikan yang terbaik pada peserta didik agar cepat mengerti bahasa al quran " tutur ayah dari 7 anak ini, 4 putra 3 putri. Sebab ia sering mendengar bahwa bahasa al quran susah dipahami.
Dari situlah Solihin kemudian berusaha keras untuk membuktikan bahwa al quran itu bahasanya mudah. Waktu itu sekitar tahun 1998.
Dengan dasar pemahamannya terhadap bahasa arab ia menginventarisir kata-kata dalam bahasa arab beserta perubahannya. Ternyata perubahan itu kembali pada 3 huruf, hanya belasan saja yang tidak," jelas alumni Lembaga Ilmu Pengetahuan islam Arab Saudi (LIPIA) ini.
Selanjutnya ia membagi perubahan-perubahan kata bahasa arab itu menjadi awalan, akhiran, dan sisipan. Istilah ini disesuaikan dengan gramatika bahasa Indonesia yang sudah dikenal oleh masyarakat dibanding gramatika arab
Misalnya lafaz muslim yang terdiri dari mi'm, sin, lam, dan nun memiliki tambahan huruf diawalyaitu mim. Atau kata karim, tersusun dari kaf, ra', ya, dan mim. Ia mendapat tambahan ya'.
Dari rumus-rumus itulah pria yang lahir 12 Desember 1969 ini membuat tabel satu halaman. "Itu yang saya klaim nahwu dan saraf satu halaman," katanya. Dari rumus itu orang bisa mengetahui mana kata yang menjadi subyek, predikat, juga obyek.
Metode ini pertama kali diperkenalkan pada Forum Alumni SMP islam Al-Azhar (ASIA) di Kebayoran Baru Jakarta Selatan yang diselenggarakan di masjid Al-Azhar Kebayoran Baru.
Dari sana metode ini diperkenalkan di kalangan instansi pemerintah. Di antaranya kelompok pengajian Badan Pengendalian Modal Daerah Jakarta. "Ini masih embrio," tutur Solihin.
Setelah label satu halaman itu ditemukan Solihin membuat brosur dan dipublikasikan di Penginapan haji Indonesia , Kwitang Jakarta. Di sana Solihin setiap bulan mengadakan pelatihan metode baru ini. Pesertanya kadang banyak, kadang juga sedikit, antara 50 sampai 80 orang. Tak jarang cuma 12 orang saja.
Awal tahun 2000 Solihin diundang Petguman Tinggi Ilmu al quran (PTIQ) untuk berdiskusi mengenai metode-metode terjemah al quran yang ada di Indonesia . Di sana metodenya dibandingkan dengan dua metode lain. "Metode Istiqlal dan sistem 12 langkah," terang pria kelahiran Indramayu Jawa Barat ini.
Solihin diberi wakiu salu jam untuk presentasi dan ternyata ia berhasil. "Dari situ kita mulai dipanggil ke Bandung , Surabaya , Medan ,...," katanya.
Sekarang, sudah dua bulan ini Solihin dibantu oleh granada Communication, mengadakan berbagai pelatihan.
Menurut mahasiswa S2 di Institut Ilmu al quran ini sepanjang melakukan pelatihan dengan metode ini rata-rata peserta didik rnenunjukkan keberhasilannya tidak kurang 85 persen.
riauterkini.com: metode granada Patahkan Mitos Belajar terjemah al quran Susah
Selama ini belajar terjemah al quran dianggap sulit, namun mitos itu terpatahkan oleh peserta pelatihan metode granada Ternyata tak sesulit yang dibayangkan.
Riauterkini-PEKANBARU- Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan metode granada sistem 4 langkah 8 jam bisa terjemah al quran yang digelar di Hotel Sahid Pekanbaru dari Sabtu (31/5) hingga Ahad (1/6). Pelatihan ini merupakan angkatan I untuk wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), bahkan Sumatera. Bisa disebut, peserta angkatan I merupakan saksi terpatahkannya mitos belajar terjemah al quran susah untuk wilayah Sumatera.
Para peserta tak sekedar berasal dari Pekanbaru, namun berasal dari hampir seluruh kabupaten di Riau, seperti Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Rokan Hulu dan Indragiri Hilir (Inhil). Selama dua hari mereka mengikuti setiap tahapan pelatihan selama sekitar 6 jam dalam sehari.
Berbeda dengan pelatihan pada umumnya yang kerap diliputi kebosanan, sehingga banyak peserta yang tak mengikuti secara penuh, untuk pelatihan metode granada seluruh peserta antusias sepanjang pelaksanaan pelatihan. Rasa penasaran dan keinginan untuk bisa terjemah al quran menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus bersemangat. Selain itu, metode penyampaian yang menarik intrukstur Solihin Bunyamin Ahmad, seorang ustadz dari Jakarta sekaligus penemu metode granada juga membuat peserta tak bosan.
Sekitar pukul 16.00 WIB, Ahad (1/6) rangkaian pelatihan dinyatakan usai dan langsung ditutup oleh Direktur granada wilayah Riau dan Kepri Lahmuddin Rambe. Dalam pidato sambutannya, Lahmuddin mengharapkan para peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dari pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalannya terhadap al quran "Selain itu, saya juga berharap para peserta pelatihan angkatan pertama ini bersedia menularkan ilmunya kepada masyarakat," harapnya.
Perasaan puas dilontarkan para peserta usai mengikuti pelatihan. Muhammad Zainuri yang datang jauh-jauh dari Tembilahan, Inhil misalnya secara terus terang puas. "Saya bersyukur bisa ikut pelatihan penting ini dan akhirnya bisa mulai terjemah al quran Padahal selama ini saya juga beranggapan belajar terjemah al quran itu sangat sulit," paparnya kepada riauterkini.
Ungkapan serupa juga disampaikan peserta dari Bangkinang, Kampar Basri Rasyid. "Metode ini sangat penting bagi meningkatkan pemahaman umat terhadap al quran Selama ini belajar terjemah al quran itu sulit, ternyata mudah dan tak perlu waktu lama," tukasnya.
Sementara itu sang penemu Metode Granada, Solihin Bunyamin Ahmad mengatakan, kunci keberhasilan metodenya memudahkan belajar terjemah al quran terletak pada peringkatan dua disiplin ilmu alat pemahaman al quran, yakni Nahwu(tata bahasa arab) danShorob(ilmu perubahan kalimat. Dua disiplin ilmu yang terdiri dari beberapa kitab tebal itu diringkas menjadi hanya satu lembar.
"Lazimnya untuk belajar kedua ilmu itu diperlukan waktu bertahun-tahun, seperti yang dialami para santri di Pesantren, tetapi dengan metode ini kita ringkas jadi hanya satu lembar," ujarnya kepada riauterkini.
Selain itu, empat tahap yang juga menjadi kunci kesuksesan adalah, pertama menguasai komponen kalimat bahasa arab, kedua menguasai kata-kata tak berubah, ketiga menguasai rumus granada (ringkasan ilmu Nahwu dan Shorob, dan keempat lahitan yang kontinyu.
Lebih lanjut Solihin menceritakan, bahwa metode ini ia temukan pada 1999 lalu. Kemudian dipatenkan pada 2000 dan baru dilounching pada 2007 silam. "Sejak saya temukan sampai sekarang sudah, sekitar 6000 orang yang berhasil bisa terjemah al quran dengan cepat melalui metode ini," pungkasnya.***(mad)
Sekitar pukul 16.00 WIB, Ahad (1/6) rangkaian pelatihan dinyatakan usai dan langsung ditutup oleh Direktur g
Perasaan puas dilontarkan para peserta usai mengikuti pelatihan. Muhammad Zainuri yang datang jauh-jauh dari Tembilahan, Inhil misalnya secara terus terang puas. "Saya bersyukur bisa ikut pelatihan penting ini dan akhirnya bisa mulai terjemah al quran Padahal selama ini saya juga beranggapan belajar terjemah al quran itu sangat sulit," paparnya kepada riauterkini.
Ungkapan serupa juga disampaikan peserta dari Bangkinang, Kampar Basri Rasyid. "Metode ini sangat penting bagi meningkatkan pemahaman umat terhadap al quran Selama ini belajar terjemah al quran itu sulit, ternyata mudah dan tak perlu waktu lama," tukasnya.
"Lazimnya untuk belajar kedua ilmu itu diperlukan waktu bertahun-tahun, seperti yang dialami para santri di Pesantren, tetapi dengan metode ini kita ringkas jadi hanya satu lembar," ujarnya kepada riauterkini.
Selain itu, empat tahap yang juga menjadi kunci kesuksesan adalah, pertama menguasai komponen kalimat bahasa arab, kedua menguasai kata-kata tak berubah, ketiga menguasai rumus g
Lebih lanjut Solihin menceritakan, bahwa metode ini ia temukan pada 1999 lalu. Kemudian dipatenkan pada 2000 dan baru dilounching pada 2007 silam. "Sejak saya temukan sampai sekarang sudah, sekitar 6000 orang yang berhasil bisa terjemah al quran dengan cepat melalui metode ini," pungkasnya.***(mad)
www.riauterkini.com
detiknews.com: 8 Jam Bisa Terjemahkan Al Quran
Irwan Nugroho - detikNews
Dalam tempo 8 jam Anda bisa terjemah al quran. Metode granada yang ditemukan Solihin Bunyamin Ahmad, pria asal Indramayu dilaunching di Hotel Borobudur, Jakarta , Sabtu (24/3/2007). Untuk menjajal metode granada , Anda harus bisa membaca al quran dan memiliki pendidikan minimal SMP. Nah selama 8 jam, Anda dapat melakukan 4 langkah yakni pertama, mengusai komposisi kalimat bahasa arab seperti kata kerja, kata benda, dan kata depan. Langkah ini dilakukan pada 3 jam pertama. Kedua, menguasai kata-kata yang tidak berubah yang dilakukan pada jam ke-3. Ketiga, menguasai kamus granada beserta aplikasinya pada jam ke 4-6. Keempat, latihan menerjemah pada jam ke 7-8. Selain 4 langkah itu, Anda juga dapat dibantu oleh 6 VCD, buku panduan belajar dan mengajar metode, kamus taktis, lembar praktek dan file presentasi.
Menurut Solihin, nama granada diambil dari sebuah Kota di Spayol, yang menjadi pusat ilmu pengetahuan dan gerakan terjemah buku-buku ilmu pengetahuan sedunia di masa kejayaan islam "Saya akan memperjuangkan ini bisa masuk ke kurikulum sekolah. Ini sudah dicoba di Islamic Center, Binjai, Sumatera Utara. Agaknya Dinas Pendidikan menyambut baik metode ini," kata Solihin.
(aan/djo)
Jumat, 28 Agustus 2009
Profil Granada
PENDIRI GRANADA CHANNEL
Granada Channel didirikan oleh Solihin Bunyamin Ahmad, Lc. alumni fakultas syariah Universitas Imam Muhammad bin Saud (LIPIA). Beliau menempuh pendidikan di sana 7 tahun, kemudian bermulazamah dengan Syaikh Ahmad Ghasim al-Ghamidi, wakil Gubernur Mekah, di Mekah, arab Saudi mengambil konsentrasi Kritik hadist. Beliau adalah penemu metode terjemah al quran metode 4 langkah, sebuah terobosan mudah untuk memahami bahasa al quran yang sudah beliau ajarkan kepada ribuan orang sejak tahun 2000. Saat ini selain sebagai pengajar/narasumber di berbagai instansi pemerintah dan swasta. Adapun metode ini telah di ajarkan ke lebih dari 7000 orang sampai saat ini. Bahkan beliau telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan di instansi-instansi pemerintahan. Metode granada praktis bisa dipelajari hanya 8 jam oleh siapa saja. Syaratnya bisa membaca al quran sekalipun belum lancar, kata alumnus Fakultas Syariah Lembaga Pendidikan islam dan arab (LIPIA) itu.
Caranya? Dia membuat tabel sederhana berisi semua akhiran, sisipan, dan awalan yang ada dalam bahasa arab. Tabel ini, kata dia, metode nahwu (tata bahasa) dan sharaf (perubahan kata) bahasa arab, hanya dalam setengah halaman. Metode ini dia sebut metode granada Sistem Empat Langkah.
Metode ini konon sudah terbukti cespleng di beberapa tempat didikannya. Contohnya Pesantren Tombo Ati, Bumi Ayu, Malang, di Panti Asuhan Putra Mulia, Jakarta Timur, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah DKI Jakarta, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Langkah pertama metode ini adalah memahami tiga komponen kalimat bahasa arab, yaitu kata benda, kata kerja, dan huruf bermakna. Secara garis besar, kata Solihin, ciri-ciri kata benda ada lima, yaitu diawali huruf alif dan lam; bertanwin; diawali kata ma, mi, dan mu; menunjukkan nama; dan diawali huruf yang mengkasrahkan.
Langkah kedua, adalah memahami pembagian kata kerja menjadi tiga bagian, yaitu kata kerja bentuk lampau, bentuk sekarang/depan/kebiasaan, dan bentuk perintah.
Serupa dengan kata benda, ketiga jenis kata kerja ini mudah dipelajari melalui ciri-cirinya. Misalnya, kata kerja bentuk lampau diakhiri dengan alif, waw-alif, dan na.
Adapun kata kerja bentuk sedang/akan/kebiasaan memiliki ciri, antara lain, diawali dengan ya, disambung huruf bertanda sukun, dan huruf bertanda dhammah. Adapun kata kerja bentuk perintah adalah kata kerja bentuk sedang/akan/kebiasaan, yang dibuang huruf awalnya dan dimatikan huruf akhirnya.
Selanjutnya adalah menguasai kata-kata tidak berubah. Kata-kata itu adalah kata ganti, kata penghubung, kata tunjuk, dan huruf bermakna. Ciri huruf bermakna adalah jika dia bukan kata kerja dan bukan juga kata benda tapi memiliki makna. Ada yang tersusun dari dua huruf, tiga huruf, sampai lima huruf.
Langkah ketiga, menguasai tabel rumus Granada yang berupa akhiran, sisipan, dan awalan beserta aplikasinya.
Langkah keempat, praktek menterjemahkan al quran dibantu beberapa alat, seperti kamus, al quran terjemahan Departemen Agama, dan tafsir Ibnu Katsir.
Solihin biasa menggelar pelatihan menterjemahkan al quran dengan metode ini selama dua hari dengan total waktu 10 jam. Selain di pesantren-pesantren, Solihin juga mengadakan pelatihan buat kalangan eksekutif di hotel-hotel yang tarifnya Rp 1,35 juta hingga Rp 1,95 juta per orang.
Bagi yang sibuk bisa belajar dari paket VCD Metode Granada, katanya. Paket itu terdiri enam cakram VCD plus berisi buku panduan belajar dan mengajar, buku praktek berisi al quran juz pertama, dan kamus ringkas al quran juga juz pertama. (*)
(Sumber : pesantren.net)
Tata Cara Pemesanan
Jadi jangan tunda lagi, entah anda sedang hendak belajar membaca al Quran, belajar terjemah al Quran, atau belajar bahasa arab, dengan sistem Super Cepat, metode Granada benar-benar pilihan yang tepat.
Segera lakukan pemesanan, sistem pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer Debit, Paypal atau COD (Cash On Delivery khusus area jakarta), jadi anda tidak perlu takut terhadap penipuan.
Segera lakukan pemesanan, sistem pembayaran dapat dilakukan dengan Transfer Debit, Paypal atau COD (Cash On Delivery khusus area jakarta), jadi anda tidak perlu takut terhadap penipuan.
Silahkan Anda isi form pemesanan di bawah ini :
"Sekali lagi, Paket belajar membaca al quran, terjemah al Quran, belajar bahasa arab, maupun paket lain yang disertakan disini bukan merupakan e-book (produk digital) sehingga Anda tidak perlu susah payah mendownload video. Paket kami berupa produk fisik yang akan kami kirim langsung ke alamat rumah Anda melalui jasa ekspedisi ataupun kami kirim langsung"

ENSIKLOPEDIA MUKJIZAT al quran dan hadits
Mengungkap Kebenaran Mukjizat al quran dan hadits melalui Ilmu Pengetahuan..
"Siapa lagi yang ingin membuktikan kedahsyatan al quran yang mampu menjawab fenomena penelitian ilmiah modern"
Sebuah karya persembahan lebih dari 50 penulis muslim ternama.
Tanggal : Senin, 06 Juni 2011 Selasa, 14 September 2010
Kepada Saudaraku,
Para cendikiawan muslim yang ingin menggali lebih dalam isi kandungan al quran
Para proffesioal dari berbagai bidang yang ingin menjadi saksi sejarah bagaimana al quran mampu berbicara dibidang Anda.
Para penceramah dan aktifis dakwah yang ingin mempunyai gudang materi tausiyah yang berkualitas.
Para penulis yang ingin mendapatkan ribuan lembar referensi tentang al quran dan hadits
Para Pemuka Agama yang menjadi panutan dan tempat bertanya bagi masyarakat
Para jama'ah haji dan umrah yang berhasrat lebih memaknai ritualnya.
Kaum muslimin yang selalu haus akan buaian hikmah suci dari Sang Khaliq
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wa barakatuh
Berbicara tentang al quran adalah berbicara tentang kebesaran. Tentang keagungan dan keajaiban.
Berbicara tentang al quran adalah berbicara tentang keimanan dan visi misi hidup ini.
Sebuah nuansa rasa yang tak tergambarkan nikmatnya ketika orang bisa mencicipi manisnya iman. Merasakan basuhan sejuk ayat-ayat cinta dari Rabb Yang Maha Perkasa.
al quran bagaikan mutiara. Ia gemerlap dan mempesona dengan berjuta hikmahnya yang bertabur dimana-mana. Ada pengulangan untuk penekanan dan ada cerita untuk tauladan. Namun lebih dari itu, al quranhadir sebagi mukjizat. al quran hadir sebagai salah satu alasan mengapa kita harus bersaksi bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah.
Berangkat dari landasan ini, saya mengajak Anda, untuk kembali menyisihkan sebagian waktu kita, merasakan indahnya firman Allah, anugerah terbesar umat ini.
Anda akan merasakan bagaimana keyakinan Anda bertambah setelah melihat langsung bukti bahwa hanya patut ada ke-Esaan pada penciptaan langit dan bumi ini.
Anda akan merasakan sensasi keimanan yang sangat dalam ketika menjadi saksi sejarah bagaimana al quran menyapa umat manusia modern abad 21 ini.
Belumkah tiba saatnya kita menundukkan hati untuk mengingat Allah. Apakah kita akan membiarkan hati ini gersang padahal kebenaran telah turun?
SEBUAH PAKET PEMBELAJARAN YANG MENGERTI ANDA
Ketika berbicara tentang mukjizat al quran, akan ada beragam tema yang telah terungkap. Mulai dari pemberitaan ghaibnya tentang masa lalu dan masa datang, tentang astronomi, geologi, fisika, biologi, kedokteran, dan masih banyak lagi.
Namun pernahkan terbayang Anda akan mempunyai seluruh tema kemukjizatan ini dalam sebuah paket ensiklopedia?
ENSIKLOPEDIA MUKJIZAT al quran dan hadits
BUKU 1 : KEMUKJIZATAN FAKTA SEJARAH | |
|---|---|
al quran mengisahkan banyak kejadian masa lalu, seperti kisah Adam, kaum Nuh, kaum Luth, kaum Ibrahim, kaum Ad, kaum Tsamud, kaum Saba, Bani Israil, Firaun, Haman, dan Dzulqarnain. Berdasarkan penggalian kepurbakalaan dari para ahli, yang bahkan sebagian besarnya orang Barat non-muslim, semua informasi yang termaktub dalam al quran itu dipastikan sangat akurat, termasuk untuk hal-hal yang amat sangat detail. | |
| |
BUKU 2 : KEMUKJIZATAN PENCIPTAAN MANUSIA | |
Penciptaan manusia mulai dari saat berproses sebagai embrio hingga menemui ajal, diungkap dengan sangat detail dan lengkap. Sebagian proses itu bahkan sebelumnya disalahpahami oleh orang Barat. Namun, berdasarkan penelitian terbaru, semua petunjuk al quran dan hadist berkait dengan penciptaan manusia, berisi informasi yang benar dan meyakinkan. | |
| |
Buku 3 : KEMUKJIZATAN OBAT-OBATAN DAN MAKANAN | |
Dalam islam, ada makanan & minuman tertentu yang dilarang untuk dikonsumsi. Ada juga makanan dan minuman tertentu yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Bahkan, ada juga teknik pengobatan tertentu yang diperintahkan demi menjaga keseimbangan sistem kerja tubuh. Ternyata, semua yang diperintah dan dilarang islam melalui al quran dan hadits itu terbukti kebenarannya berdasarkan penelitian dan pengkajian Ilmu Kedokteran modern. | |
| |
Buku 4 : KEMUKJIZATAN PSIKOTERAPI islam | |
Melalui al quran dan hadist, islam menawarkan bermacam terapi psikologis yang bisa menghantarkan manusia mendapat kehidupan yang tentram & damai, sehingga tujuan penciptaannya untuk menghamba tidak terganggu. Berbagai penelitian mutakhir membuktikan bahwa terapi psikologis atau psikoterapi islam sangat manjur untuk menyeimbangkan sisi kemanusiaan seorang manusia. | |
| |
Buku 5 : KEMUKJIZATAN PENCIPTAAN HEWAN | |
Keajaiban penciptaan hewan, terutama hewan yang diungkap dalam al quran dan Hadist seperti semut, anjing, laba-laba, dan burung, sungguh amat mencengangkan. Rahasia keajaiban itu yang kemudian dikuak oleh berbagai penelitian modern, semakin membuktikan bahwa segala sesuatu di dunia ada manfaat. Ketika al quran dan hadist menyinggung hewan-hewan itu, maka dipastikan ada rahasia di balik pengungkapan itu. | |
| |
Buku 6 : Kemukjizatan Tumbuhan dan Buah-buahan | |
Banyak tumbuhan dan buah-buahan yang disebut-sebut dalam al quran dan hadist, bahkan sebagiannya dijadikan sebagai sarana bersumpah Allah SWT. Diketahui bahwa tumbuhan dan buah-buahan itu menyimpan berbagai keajaiban, baik keajaiban penciptaan maupun keajaiban manfaatnya. Para ahli mengungkap misteri yang melingkupi semua itu, yang sekaligus membuktikan bahwa al quran dan hadist tidak pernah menyebutkan informasi apapun secara serampangan dan tanpa makna. | |
| |
Buku 7 : Kemukjizatan Sastra dan Bahasa al quran | |
al quran tidak boleh disebut sebagai syair atau puisi, meskipun berirama. Para ahli menyepakati bahwa al quran adalah prosa berirama dan mempunyai rima. Namun kemukjizatannya tidak hanya sekedar soal itu, karena kekuatan mukjizat al quran yang sesungguhnya justru terdapat pada ketinggian bahasanya. Inilah yang membuat orang Quraisy-yang pada zamannya dikenal sebagai gudangnya penyair dan sastrawan-tak mampu menandingi, meskipun hanya satu ayat saja. | |
| |
Buku 8 : Kemukjizatan Penciptaan Bumi | |
Ketika dikuak faktanya oleh para ahli, tidak ada yang mengira bahwa ilmu bumi itu sudah disinggung al quran hampir 15 abad yang lalu. Bahkan, al quran sudah jauh lebih dulu mengungkap ilmu bumi secara terinci, sebelum para ahli ilmu bumi mengkajinya. Dan, penelitian mutakhir menunjukkan bahwa apa yang disajikan al quran terkait gunung, lautan, sungai, gunung berapi, dan daratan, sejalan dengan teori ilmu bumi yang terbaru sekalipun. | |
| |
Buku 9 : Kemukjizatan Angka | |
Bahkan, angka-angka yang terdapat dalam al quran mengandung misteri yang amat menakjubkan. Berdasarkan pengkajian dan penelitian para ahli belakangan, semua angka itu dikandung pesan tertentu, yang memang sengaja dicantumkan Allah untuk memberi informasi tersirat dibalik penyebutan angka yang tersurat itu. Sistem dan manajemen Allah SWT telah menatanya dengan sangat apik, sehingga ketika semuanya berhasil diungkap, akal dan hati menjadi tertunduk serta karena keimanan. | |
| |
Buku 10 : Kemukjizatan Penciptaan Alam Semesta | |
Tata surya berisi beberapa planet, yang salah satunya adalah bumi yang menjadi tempat tinggal kita. Sekumpulan planet yang disebut tata surya inilah yang mengitari matahari. Semua planet yang ada merupakan bagian kecil dari keseluruhan sistem galaksi yang memuat 200 milyar bintang. Galaksi ini merupakan salah satu dari seratus ribu galaksi yang berhasil ditemukan oleh para ilmuwan modern. Isyarat al quran bahkan jauh melampaui temuan para ilmuwan, yang justru terinspirasi atas kandungan makna ayatnya. | |
| |
Investasi Dunia Akhirat
Untuk mendapatkan paket Ensiklopedia Mukjizat al quran dan hadits yang merupakan referensi terlengkap tentang sains modern dari sudut pandang ilmuwan muslim,
anda hanya berinvestasi sebesar
Rp. 3.880.000
Special discount 20% untuk pembelian melalui web ini
Rp. 3.110.400
Sangat murah di banding samudera ilmu dan hikmah yang terkandung di dalamnya.
Kami juga menerima pembayaran dengan sistem kredit/cicilan.
Bagaimana Metode granada Bekerja
Metode granada : Singkat & Padat
| 1 | Komponen kalimat dalam bahasa arab hanya ada tiga, yaitu kata benda, kata kerja dan huruf bermakna. Kesemuanya akan dengan mudah teridentifikasi melalui ciri-ciri khususnya. |
| 2 | Kami telah mengalihbahasakan istilah-istilah arab ke dalam bahasa Indonesia, sehingga peserta yang awam tidak terbebani dengan istilah asing. |
| 3 | Konsep utama yang diusung metode ini adalah Anda mengenali awalan, sisipan, dan akhiran sehingga Anda mampu memperoleh akar kata dari tiap kalimat dalam text arab |
| 4 | Awalan, sisipan, dan akhiran dari tiap kalimat dalam al quran dikemas hanya dalam satu halaman Tabel Rumus granada |
| 5 | Beberapa materi tata bahasa Arab yang rumit seperti pola aktif & pasif (fi’il majhul, fail & maf’ul) dan huruf penyakit (harf 'illah), diringkas dengan mudah & unik. |
Menerjemah dengan Cara Menghitung Huruf
Satu hal yang menjadi ciri dasar Metode granada adalah keunikannya dalam mengemas pelajaran nahwu sharaf (tata bahasa arab). Pada saat Anda belajar metode ini, Anda akan diajak "bermain" menghitung huruf. Sungguh menyenangkan. Tapi, bagaimana bisa?
Bahasa arab ternyata sangat eksak. Hampir semua kata dasar berasal dari 3 huruf. Ada beberapa yang 4 huruf namun itu sedikit sekali.
Dan dengan cara menghitung huruf ini, kami akan memastikan Anda bisa mendapatkan akar kata dari setiap potong kalimat dari teks arab berharakat. Sepanjang ataupun sependek apa pun.
Berikut akan saya simulasikan sedikit bagaimana mudahnya belajar bahasa arab. Perhatikan kata berikut :
Potongan kata di atas (Masjidun) memiliki 4 huruf. Ma, Sa, Ja, dan Da (baca dengan harakat fathah semua). Dengan tabel rumus Granada -yang hanya satu halaman- kita akan tahu bahwa Ma merupakan awalan yang berarti tempat. Selanjutnya kata Sa, Ja, Da merupakan akar kata yang berarti sujud. Maka kita bisa mengerti sekarang, kata Masjid artinya tempat sujud.
Demikian juga kata Al-Muflihuuna, kita akan tahu dari tabel bahwa Al dan Mu merupakan awalan Wawu dan Nun merupakan akhiran, sehingga akar katanya adalah Fa, La, Ha.
Tidak ada alasan untuk menunda kebaikan. Belum tibakah waktunya bagi kita untuk segera melembutkan hati kita? Segera bergabung dengan ribuan alumni kami dan rasakan kedahsyatan bahasa al quran
Langganan:
Postingan (Atom)









